Prostitusi Online Merupakan Dampak Negatif Dari Kemajuan Teknologi

Prostitusi adalah penyakit masyarakat sebagai permasalahan serius serta harus memperoleh perhatian khusus dari pemerintah. Praktik haram ini awalnya datang dari permasalahan ekonomi warga bawah hingga kemudian harus melalukan pekerjaan semacam ini. Tetapi, akhir-akhir ini prostisusi ada bukan dari golongan kelas bawah, dan juga bertumbuh di golongan atas dengan biaya yang benar-benar fenomenal. Selanjutnya, transaksi usaha haram ini juga bukan hanya dikerjakan lihat muka dengan cara langsung atau hadir ke lokalisasi, tapi saat ini dapat dikerjakan dengan online yang bahkan ada yang menyediakan apartemen prostitusi online.



Dosen Megister Pengetahuan Hukum ( MIH ) Kampus Muhammadiyah Yogyakarta ( UMY ) Dr. Yeni Widowaty, SH., M.Hum menjelaskan jika Indonesia adalah negara dengan jumlahnya lokalisasi paling banyak di dunia dengan pekerja yang sejumlah sampai 40 beberapa ribu orang.

Kementrian Sosial pada tahun 2013 sudah menjelaskan jika ada 168 lokalisasi di 24 propinsi serta 76 kabupaten dengan beberapa ribu pekerja yang berada di semua Indonesia,” katanya waktu lakukan diskusi yang diselenggarakan oleh Megister Pengetahuan Hukum UMY bertopik Prostitusi Online dari Faktor Hukum, Sosial, serta Kesehatan.

Dia juga menerangkan perundang – undangan yang bisa menangkap prostitusi alami perkembangan bersamaan dengan perubahan jaman. Seperti masalah prostitusi online yang akhir-akhir ini sedang ramai. Ketentuan prostitusi ditata dalam KUHP Klausal 296 serta 506, lantas pada tahun 2008 sudah ada undang – udang no. 11 tahun 2008 mengenai Info serta Transaksi Elektronik yang setelah itu ada Undang – undang No. 19 tahun 2016 yang mengubah UU ITE Tahun 2008.

Dikutip dari alinea.id, Psikolog sosial dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Koentjoro menuturkan, tumbuh suburnya prostitusi di apartemen wilayah Jakarta karena lokalisasi sudah banyak ditutup. Ia mencontohkan Kramat Tunggak, yang ditutup Pemprov DKI pada Desember 1999. Di samping itu, praktik prostitusi di losmen, hotel melati, dan spa kerap menjadi sasaran razia.

“Para pekerja seks pun berpindah ke apartemen atas pertimbangan keamanan dan kenyamanan,” kata Koentjoro.

Semenjak ramai berlangsung praktik prostitusi online, proses pertemuan serta transaksi di antara Pekerja Sex Komersial ( PSK ) dengan “Si Hidung” belang juga beralih. Bila dahulu orang harus hadir ke lokalisasi, saat ini perlu bertransaksi lewat dunia maya. PSK yang sudah mempromokan dianya di sosial media bisa dengan gampang dibuka oleh calon pemakai layanan untuk diambil dan dipesan.

Diskusi ini didatangi oleh Dr. Hasse J., M.A sebagai ahli dari sosial serta keagamaan menjelaskan jika aksi prostitusi online sudah makin mengugurkan kepribadian yang tertanam di warga. “Dulu orang malu jika ingin sewa PSK, sebab harus hadir ke tempatnya. Jika saat ini tinggal mencari serta pesan lewat gawai dengan gampang tak perlu malu untuk didapati oleh orang lain,” katanya.

Hasse menjelaskan jika perkembangan tehnologi sudah jadi salah satunya fakta berlangsungnya kemunduran norma satu orang. Dia menjelaskan jika kepribadian makin terkikis karena terdapatnya perkembangan tehnologi yang tidak diimbangi dengan penanaman sikap budi mulia yang masif. Hubungan antar manusia dengan cara langsung makin sedikit, sebab pertemuan fisik tidak disukai. Ini yang jadikan praktik prostitusi online makin ramai. “Pelaku usaha ini baik pemakai atau penyuplai layanan akan merasakan aman dari pandangan negatif warga, mereka tidak berjumpa dengan beberapa orang saat lakukan transaksi,” katanya.

Di akhir diskusi, dr. Mahendro Prasetyo Kusumo., MM memperjelas tidak ada ketidaksamaan risiko kesehatan yang disebabkan dari praktik prostitusi konfensional atau online. “Yang tidak sama cuma transaksi serta promosinya. Janganlah sampai jumlahnya pasien penyakit menyebar yang disebabkan oleh makin banyak praktik usaha haram ini,” tuturnya.

Dari diskusi ini bisa diambil kesimpulan jika usaha haram ini dikerjakan bukan karena hanya himpitan ekonomi, sebab banyak public figure sebagai PSK dengan bandrol harga yang fenomenal. Perkembangan tehnologi akan mempunyai efek positif jika disertai dengan pendidikan kepribadian yang terus dikerjakan pada warga Indonesia.

Post a Comment

0 Comments